Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter Syariah Sebagai Instrumenstabilitas Siklus Bisnis
Published:
2026-02-22Issue:
Vol. 1 No. 1 (2026): Strategia: Jurnal Ilmu Manajemen dan EkonomiKeywords:
Kebijakan fiskal syariah, Kebijakan Moneter Syariah, Siklus BisnisArticles
Downloads
How to Cite
Downloads
Abstract
Fluktuasi perekonomian dalam bentuk siklus bisnis memerlukan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas makroekonomi secara berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan fiskal dan kebijakan moneter syariah sebagai instrumen untuk menstabilkan siklus bisnis di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis buku, jurnal ilmiah, dan laporan dari lembaga resmi seperti BAZNAS, OJK, dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal syariah melalui instrumen zakat, kharaj, jizyah, dan pengeluaran negara memainkan peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat distribusi pendapatan, dan mendorong sektor riil, terutama pada fase kontraksi ekonomi. Sementara itu, kebijakan moneter syariah melalui instrumen SBIS, SukBI, PUAS, dan Sukuk berkontribusi pada pengelolaan likuiditas yang lebih stabil dan terkait dengan aktivitas ekonomi riil tanpa mekanisme bunga. Studi ini menemukan bahwa meskipun penerapan kebijakan syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif, optimalisasinya masih memerlukan penguatan regulasi, literasi, dan integrasi kebijakan agar dapat berperan lebih efektif dalam menstabilkan siklus bisnis.