TANTANGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN DIGITAL BAGI UMKM(studi kasus Retrolunatic Fashion)
Published:
2026-08-04Issue:
Vol. 1 No. 2 (2026): Strategia: Jurnal Ilmu Manajemen dan EkonomiKeywords:
UMKM, media sosial, pemasaran digital, penelitian kualitatif, Bandung BaratArticles
Downloads
How to Cite
Downloads
Abstract
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan strategi pemasaran, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Media sosial menjadi salah satu sarana pemasaran digital yang banyak dimanfaatkan karena kemudahan akses dan biaya yang relatif rendah. Namun, di balik peluang tersebut, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, khususnya di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, terkhusus pada brand lokal Retrolunatic. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran digital bagi UMKM serta mengidentifikasi dampak positif dan negatif yang ditimbulkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang aktif menggunakan media sosial sebagai media pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan dampak positif berupa peningkatan jangkauan pasar, efisiensi biaya promosi, serta kemudahan interaksi dengan konsumen. Namun demikian, terdapat pula dampak negatif, seperti keterbatasan literasi digital, ketergantungan pada algoritma platform, serta meningkatnya risiko persaingan tidak sehat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku UMKM dan pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pengembangan pemasaran digital yang berkelanjutan.